Puisi : "SANGKAN PARAN"

SANGKAN PARAN

wahai burung dalam sangkar,
jika tiba waktumu,
kemana dikau pergi ‘pabila sang sangkar telah reput,
dimana pula dikau akan hinggap,

itu adalah wajah sang diri,
sangkar wadag ini hanya pinjaman,
satu saat akan dikembalikan,
akan ditingggal sang diri,
pulang menuju rumah asal pulang,

pulang, pulang ! jangan tunggu ketika ajal,
pulanglah sekarang ! pulanglah sekarang juga ke rumahmu,

rumahmu adalah rumah ‘diri yang tenang’
tempat sumber air hidup mengalir
menebarkan welas pada sesama titah
itulah amemayu hayuning bawono

( Ditulis pertama kali oleh penulis di kompasiana tgl 22 Januari 2013 )

Artikel Terkait

Last Updated 2018-06-09T06:36:11Z

KOMEN DENGAN FACEBOOK :
KOMEN DENGAN FORMAT BLOGGER :

About me (Autor Profile / Redaktur)


Tiknan Tasmaun
Praktisi Herbal / Alternatif  (A Traditional Herbalist ) sekaligus seorang Citizen Journalist. Tinggal di RT 13/ RW o7, Sawo, Dukun, Gresik - 61155, Jawa Timur - Indonesia.  Data Diri Penulis secara lengkap bisa dilihat di Tentang Kami. Kontak penulis di no.hp: +6285850960090 atau via email ke: powerman.tiknan@gmail.com

Postingan Populer