ANTARA IMAN DAN TAWAKAL

Iman adalah iktikad hati untuk mempercayai dan meyakini kebenaran-Nya tanpa keraguan sedikitpun terhadap apa-apa yang 'wajib' dipercaya akan adanya serta kebenarannya. Beberapa pilar (rukun) iman bagi manusia adalah percaya akan adanya Allah Tuhan semesta alam dengan segala kebenaran-Nya termasuk jangka dan ketetapan-Nya.

Sedangkan tawakal adalah mewakilkan dan menyerahkan urusan kepada Allah apa-apa yang menjadi hak Dia dalam urusan segala makhluk-Nya.Adapun ikhtiar manusia diletakkan dalam rangka 'mewujudkan' keyakinan kita terhadap sikap pasrah total kepada-Nya bahwa Dia adalah Tuhan Yang Maha baik Serta Welas Asih.

Dengan demikian, dalam hal sikap hati adalah tawakal sedangkan dalam hal ikhtiar akal dan lahiriah adalah ikhtiar. Maksudnya demikian. jika karena kita percaya akan 'fakta' bahwa Allah itu bersifat rahman, welas, dan Ar-Arozaaq, Si Pemberi Rejeki, maka ikhtiar lahiriah kita justru karena wujud keyakinan tersebut. Sehingga apapun yang kita peroleh menimbulkan kesadaran bahwa hal itu adalah semata-mata adalah anugerah-Nya.

Dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa antara iman dan tawakal adalah bagaikan sekeping uang dengan dua sisi matanya. Yang satu tidak bisa dilepaskan dari yang lain.

Artikel Terkait

Last Updated 2018-04-14T01:25:12Z

KOMEN DENGAN FACEBOOK :
KOMEN DENGAN FORMAT BLOGGER :

About me (Autor Profile / Redaktur)


Tiknan Tasmaun
Praktisi Herbal / Alternatif  (A Traditional Herbalist ) sekaligus seorang Citizen Journalist. Tinggal di RT 13/ RW o7, Sawo, Dukun, Gresik - 61155, Jawa Timur - Indonesia.  Data Diri Penulis secara lengkap bisa dilihat di Tentang Kami. Kontak penulis di no.hp: +6285850960090 atau via email ke: powerman.tiknan@gmail.com

Postingan Populer