PANDANGAN GUS MUAFIQ TENTANG SEDULUR PAPAT LIMO PANCER

Sejarah pemaknaan terhadap konsep sedulur papat limo pancer dalam khasanah Nusantara berkembang terus sesuai peradaban zaman. Mulai dari zaman masyarakat Pra-Hindu hingga Islam saat ini di bumi Nusantara ini. Terbaru, Penulis mendapat pencerahan lagi oleh gus Muafiq melalui chanel youtube.. Dalam siaran video tersebut belaiu mengulas makna sedulur papat limo pancer versi Islam tentu saja dalam pemahaman beliau.

Sebelumnya Penulis mencoba menapak tilas sejarah pemaknaan konsep sedulur papat limo pancer dalam pandangan kejawen. Secara singkat dalam artikel tersebut penulis mencoba memaparkan pemaknaan konsep tersebut dalam tiap periode zaman sesuai perkembangan kepercayaan dan keagaaman masyarakat Nusantara.

Berikut, pnulis mencoba merangkum pendapat Gus Muafiq tentang pengertian Sedulur Papat Limo Pancer menurut versi beliau. Ceramah beliau ini bisa dilihat DISINI. Sebelumnya perlu penulis paparkan serba sekilas tentang Gus Muafiq.


K.H. Ahmad Muwafiq atau lebih dikenal dengan Kyai Muwafiq atau Gus Muwafiq adalah salah satu ulama Nahdlatul Ulama' (NU) yang berasal dari Yogyakarta. Gus Muwafiq dikenal sebagai salah satu 'orator NU zaman sekarang' karena kedalaman ilmu dan kemampuan orasi yang dimiliki. Selain ulama' yang faham ilmu agama, Gus Muwafiq juga mendalami berbagai ilmu lain, salah satunya ilmu sejarah dan peradaban yang disampaikan dengan bahasa yang lugas dan mudah diterima. Gus Muwafiq pernah menjabat sebagai asisten pribadi KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), termasuk saat menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. (Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Ahmad_Muwafiq )

Menurut beliau, secara ringkasnya, sedulur papat adalah suatu kekuatan yang disertakan Tuhan kepada setiap  manusia sejak kelahirannya di dunia. Mereka terdiri dari dua malaikat Hafadzoh disebelah kanan dan dua qorin disebelah kiri. Fungsi masing - masing adalah sebagai kekuatan adi-kodrati yang dimiliki manusia.

Hanya saja dalam penggunaannya, masing - masing mewakili 'nuansa' masin - masing. Masih menurut Gus Muafiq, contoh dalam alam nyata demikian. Bagi yang ingin dilancarkan rejekinya ( ingin kaya ) hendaknya banyak-banyak melakukan sholat duha dan melanggengkan wirid tertentu. Itu adalah petunjuk dalam agama Islam. Itulah yang dimaksud jalan 'Kanan' yang berrati memberdayakan sedulur sebelah kanan yaitu dua malaikat Hafadzoh.

Namun kenyataannya, mausia juga bisa kaya dengan cara ritual tertentu (baca : pesugihan). Hal demikianlah yang dimaksud dengan mempergunakan kekauatan kiri ( mengikuti ajakan dan memperdayakan dua qorin sebelah kiri). Tentu dalam hal ini sangat dilarang oleh agama.

Intinya, menurut beliau manusia dibekali oleh kekutan adi-kodrati oleh Allah sebagai bekal dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. Hanya saja silahkan memilih kekuatan 'kanan' atau kekuatan 'kiri'. Tentu dengan resiko masing-masing.Ada 'lelaku' yang dianjurkan oleh agama dan ada yang justru dilarang. Wallahu a'lam

Salam, Tiknan Tasmaun

Artikel Terkait

Last Updated 2018-12-05T05:18:23Z

KOMEN DENGAN FORMAT BLOGGER :

Postingan Populer